SEPATAH KATA UNTUK PEMBACA
Sudah lama saya tidak menulis di blog. Terhitung sejak 2010 saya menonaktifkan blog pertama saya yang isinya puisi dan cerpen. Hal tersebut dikarenakan saya lupa password.
Sesungguhnya saya adalah penyair tanpa nama. Tidak bermaksud publikasi, hanya untuk memperlihatkan isyarat hati. Kepada pembaca silahkan memaknai semua tulisan saya dengan positif.
Puisi adalah jiwa saya. Meskipun saya tidak terlahir sebagai seniman ataupun sastrawan, tetapi setiap rangkaian kata adalah indah di telinga saya, terdengar merdu, merdu sekali. Saya menulis setiap hal sebagai wujud rasa syukur saya atas hidup, wujud kekaguman pada semesta dan wujud cinta saya pada sang pemilik kehidupan.
Ada sudut tersembunyi dari hati yang kadang sulit diungkapkan langsung. Saya menulisnya dengan hati, menuangkannya dalam kanvas.
Selamat menikmati setiap kata penuh makna milik penyair tanpa nama. Semoga semakin tinggi pula rasa syukur kita atas semesta yang tak pernah berdusta.
Sintang, 16 mei 2017
Evarista Dini Octavia

Tidak ada komentar:
Posting Komentar