Rabu, 17 Mei 2017


Tertatih Dua Kali

Pernah suatu malam aku termenung
Dalam gelapku yang paling sunyi
Mengingat satu yang pernah mengisi relung
Dalam kenistaan bahasa hati

Pernah suatu malam dalam masa basa-basi
Aku merutuk sendiri pada kalbu
Yang kian tua masanya kian berapi
Membabi buta tak berpadu

Oh,  Tuan...
Bila habis sudah masaku kala itu
Akankah kau menangis pilu
Disamping ragaku yang diam membisu
Tak berbalik meski kau rengkuh

Baik pula rasanya kita berpisah
Meski tak kutahu siapa yang salah
Karena benciku meradang dalam resah
Mengingat setiap lakumu yang pasrah
Mengingat hidupmu yang tak berarah
Mengingat jiwamu yang kian lelah

Oh Tuan...
Jangan kau ingat lagi
Setiap kisah dalam elegi
Karena meski masih ada hati
Aku tak ingin tertatih lagi
Katakanlah kau masih peduli
Tapi perempuan mana yang mau dibohong dua kali?

Sintang,  17 Mei 2017
Evarista Dini Octavia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Aku Tunggu Kamu Disini

Baru hari kesebelas bulan ini Langit terang benderang lagi Musim panas berlalu lebih cepat Ganti musim hujan yang merapat Ini purnama...